Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
( R P P )
Satuan Pendidikan : SMP
Mata Pelajaran : Pendidikan
Agama Islam
Kelas / Semester : VII (Tujuh) / Ganjil
Materi Pokok :
Iman Kepada Allah swt.
Alokasi Waktu : 3 x 40 menit)
A. KOMPETENSI DASAR
dan INDIKATOR:
|
NO.
|
KOMPETENSI DASAR
|
INDIKATOR PENCAPAIAN
KOMPETENSI
|
|
|
1
|
1.2
|
Beriman
kepada Allah Swt
|
|
|
2
|
3.1
|
Memahami makna Asmau
al-husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir
|
1. Menyebutkan
pengertian Asmau
al-husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir
2. Menjelaskan
makna Asmau
al-husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir
|
|
3
|
4.1
|
Menyajikan
contoh perilaku yang mencerminkan keteladanan dari sifat al-
Asmau al-husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir
|
1.
Mencontohkan perilaku yang mencerminkan
keteladanan dari sifat Asmau
al-husna:
al-’Alim
2.
Mencontohkan perilaku yang mencerminkan
keteladanan dari sifat Asmau
al-husna:
al-Khabir
3.
Mencontohkan perilaku yang mencerminkan
keteladanan dari sifat Asmau
al-husna:
as-Sami’,
4.
Mencontohkan perilaku yang mencerminkan
keteladanan dari sifat Asmau
al-husna:
dan al-Bashir
|
B. TUJUAN PEMBELAJARAN:
1.
Diberikan kesempatan untuk
mengkaji tentang iman kepada Allah swt, peserta didik dapat Menunjukkan dalil naqli dan aqli terkait
dengan iman kepada Allah dengan benar.
2.
Diberikan
kesempatan untuk berdiskusi tentang iman
kepada Allah swt, peserta didik dapat
Mengidentifikasi
perilaku beriman kepada Allah dengan benar
3.
Diberikan kesempatan melaksanakan
perintah Allah, peserta didik dapat Melaksanakan
perintah Allah atas dasar iman kepada Allah dengan baik
4.
Diberikan kesempatan menelaah
materi al-asmau al-husna, peserta didik Menyebutkan pengertian Asmau al-husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dengan benar
5.
Diberikan kesempatan menelaah
materi al-asmau al-husna, peserta didik dapat Menjelaskan makna Asmau
al-husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dengan benar
6.
Diberikan kesempatan mencontohkan perilaku al-asmau al-husna
peserta didik mencontohkan perilaku yang mencerminkan
keteladanan dari sifat Asmau al-husna: al-’Alim,
al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir
dengan benar
C. MATERI PEMBELAJARAN:
1. Iman kepada Allah
a. Pengertian iman kepada Allah
Apakah iman itu? Kata iman berasal dari
bahasa Arab yang bermakna percaya. Makna iman dalam pengertian ini adalah
percaya dengan sepenuh hati, diucapkan dengan lisan dan diamalkan dalam
perbuatan sehari-hari.
b. Dalil naqli iman kepada Allah
Menjadi orang yang
beriman bukan persoalan yang ringan atau mudah. Sebagai manusia yang memiliki
pertanggungjawaban kepada Allah Swt., iman menjadi sangat penting. Allah Swt.
sendiri yang memerintah-kan kita untuk beriman, sebagaimana firman-Nya:
|
|
Keimanan
seseorang itu bisa tebal dan bisa tipis, bisa bertambah atau berkurang. Salah
satu cara untuk meningkatkan keimanan kita kepada Allah Swt. adalah dengan
memahami nama-nama-Nya yang baik dan indah. Kita sering mendengar nama-nama
indah itu dengan sebutan al-asmau al-husna.
c. Hikmah beriman kepada Allah
Orang yang beriman tentu merasa dekat
dengan Allah Swt. Oleh karena merasa dekat, dia beru-saha taat, menjalankan
perintah dan menjauhi segala larangan-Nya. Sungguh bahagia dan beruntung
ma-nusia yang bisa seperti ini. Jadi, orang yang beriman akan medapatkan
berbagai keuntungan, antara lain sebagai berikut.
a. Selalu
mendapat pertolongan dari Allah Swt. Hal ini sesuai dengan firman-Nya:
”Sesungguhnya kami
menolong rasul-rasul kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia
dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat).”(Surah al-Mu’min/40:
51).
b.
|
|
|
|
”(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati
mereka menjadi tenteram dengan meng-ingat Allah. Ingatlah hanya dengan
mengingat Allahlah hati menjadi tenteram.”(Surah ar-Ra’d/13:
28).
c. Sepanjang
masa hidupnya tidak akan pernah merasa rugi. Sebaliknya, tanpa dibekali iman
sepanjang usianya diliputi kerugian. Sebagaimana firman Allah Swt. berikut ini.
”Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal ¡aleh dan
nasihat-menasihati dengan kebenaran dan nasihat-menasihati dengan kesabaran.” (Surah al-‘A¡r/103:1-3).
a. Makna al-asmau al-husna
Al-Asmau
al-husna adalah
nama-nama Allah Swt. yang baik. Di antara al-Asmau
al-husna tersebut
adalah:
-
al-‘Alim (Maha
Mengetahui),
-
al- Khabir (Mahateliti),
-
as-Sami’(Maha
Mendengar), dan
-
al-Bashir (Maha
Melihat).
b. Contoh perilaku yang mencerminkan
keteladanan dari sifat al-asmau al-husna
Kisah Si Penggembala Kambing
Abdullah
bin Dinar berjalan bersama Khalifah Umar bin Kha¯¯ab dari Madinah menuju Mekah.
Di tengah perjalanan, bertemulah mereka berdua dengan anak gembala. Khalifah
hendak mencoba menguji si gembala itu.
"Wahai
anak gembala, juallah kepadaku seekor anak kambing dari ternakmu itu!"
ujar Amirul Mukminin.
"Aku
hanya seorang budak," jawab si gembala. Khalifah pun membujuk:
"Kambing itu amat banyak. Apakah majikanmu tahu?"
"Tidak,
majikanku tidak tahu berapa ekor jumlah kambingnya. Dia tidak tahu berapa
kambing yang mati dan berapa yang lahir. Dia tidak pernah memeriksa dan
menghitungnya."
Khalifah
terus mencoba membujuk: "Kalau begitu hilang satu ekor kambing, majikanmu
tidak akan tahu. Atau Katakan saja nanti pada tuanmu, anak kambing itu dimakan
serigala. Ini uangnya, terimalah! Ambil saja buat kamu untuk membeli baju atau
roti."
Anak gembala tetap tidak terbujuk dan mengabaikan uang
yang disodorkan oleh Umar. Si pengembala diam
sejenak. Ditatapnya wajah Amirul Mukminin. Dari bibirnya terucaplah kata-kata
yang menggetarkan hati Khalifah Umar, ‘’Jika Tuan menyuruh saya berbohong, lalu
di mana Allah? Bukankah Allah Maha Melihat? Apakah Tuan tidak yakin bahwa Allah
pasti mengetahui siapa yang berdusta?”. Umar bin Khatab gemetar mendengar ucapan si gembala itu. Rasa takut
menjalari seluruh tu-buhnya, persendian tulangnya terasa lemah. Dia menangis.
Mendengar kalimat tauhid itu yang meng-ingatkannya kepada keagungan Allah Swt.
dan tanggung jawabnya di hadapan-Nya kelak.
Lalu
dibawanya anak gembala yang berstatus budak itu kepada tuannya, Khalifah
menebusnya, dan berkatanya, ‘’Telah kumerdekakan kamu, Nak.”
(Sumber: 65 Cerita
teladan sebelum tidur, Sakha Aqila Mustofa).
d. METODE
PEMBELAJARAN:
1.
Pendekatan
Scientific
2.
Model
pembelajaran Role Playing
3.
Metode diskusi, drill, dan demontrasi
e. SUMBER BELAJAR
1.
Kitab al-Qur’anul Karim dan terjemahnya, Depag RI
2.
Buku teks siswa PAI SMP Kelas VII
3.
Buku lain yang memadai.
f.
MEDIA PEMBELAJARAN
1.
Media
i.
Video
Pembelajaran
ii.
CD
Pembelajaran Iman kepada Allah dan asmaul husna Interaktif
2.
Alat
a. Komputer
b. LCD Projector
c. Kartu berpasangan (matching card) lafadz
al-asmau al-husna dan artinya.
g. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN
1.
Pendahuluan ( 10 menit )
a.
Peserta didik membuka
pembelajaran dengan salam dan berdo’a bersama dipimpin oleh seorang peserta
didik dengan penuh khidmat;
b.
Peserta didik memulai
pembelajaran dengan membaca al-Qur’an surah/ayat pilihan (nama surat
sesuai dengan program pembiasaan yang ditentukan sebelumnya);
c.
Guru memperlihatkan
kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran
dan memeriksa kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk disesuaikan
dengan kegiatan pembelajaran.
d.
Guru memberikan motivasi
dan mengajukan pertanyaan secara komunikatif yang berkaitan dengan
materi pelajaran.
e.
Guru menyampaikan
kompetensi inti, kompetensi dasar dan tujuan yang akan dicapai.
f.
Guru membagi peserta didik
dalam beberapa kelompok.
2. Kegiatan inti ( 100 menit)
Mengamati
·
Peserta didik Mengamati gambar atau tayangan yang terkait dengan iman
kepada Allah Swt.
·
Peserta didik Menyimak dan membaca penjelasan
mengenai iman kepada Allah Swt.
·
Peserta didik Membaca dalil naqli tentang iman
kepada Allah Swt. beserta artinya.
Menanya
·
Melalui motivasi dari guru, peserta didik mengajukan
pertanyaan tentang iman kepada Allah Swt.
·
Peserta didik Mengajukan pertanyaan mengenai Iman
kepada Allah Swt. atau pertanyaan lain
yang relevan dan kontekstual.
Eksperimen/explore
·
Peserta didik Mencari dalil naqli yang menjelaskan
iman kepada Allah Swt.
·
Peserta didik Secara berkelompok mengumpulkan
contoh-contoh nyata perilaku al-Asmaul
husna: Al-’Alim,
al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
·
Peserta didik Mendiskusikan makna al-Asmaul husna: Al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
Asosiasi
·
Peserta didik Menganalisis iman kepada Allah Swt.
·
Peserta didik Menganalisis nama-nama Allah didalam al-Asmaul
husna: Al-’Alim,
al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
Komunikasi
·
Peserta didik Mendemonstrasikan bacaan dalil naqli beserta
artinya yang menunjukkan tentang iman kepada Allah Swt.
·
Peserta didik Menyajikan paparan tentang makna al-Asmaul husna: Al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
·
Peserta didik Menanggapi pertanyaan dan memperbaiki
paparan tentang al-Asmaul
husna: Al-’Alim,
al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
·
Peserta didik Menyusun kesimpulan.
3. Penutup
( 10 menit )
a.
Dibawah bimbingan guru, peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran secara demokratis.
b.
Peserta didik Bersama-sama melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang
telah dilaksanakan.
c.
Guru memberikan reward
kepada kelompok “terbaik”, yakni:
d.
Post Tes : Tes ringan
(kuis) tentang materi yang diberikan
-
Kelompok yang benar
dalam menjelaskan makna iman kepada Allah dan makna al-asmau al-husna.
e.
Guru menjelaskan materi yang
akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan
menyampaikan tugas mandiri terstruktur.
f.
Bersama-sama menutup pelajaran dengan berdoa.
h. PENILAIAN
1. Sikap spiritual
a. Teknik
Penilaian : Penilaian diri
b. Bentuk
Instrumen : Lembar penilaian diri
c. Kisi-kisi :
|
No.
|
Sikap/nilai
|
Butir Instrumen
|
|
|
Meyakini bahwa Allah Swt. mengetahui
semua yang ada di langit dan di bumi.
|
Terlampir
|
|
|
Meyakini bahwa ilmu yang saya dapatkan
adalah hasil jerih payah semata.
|
Terlampir
|
|
|
Berbaik sangka kepada Allah Swt. dan
orang lain karena tidak mengetahui apa yang terjadi pada orang tersebut.
|
Terlampir
|
|
|
Meyakini bahwa semua perbuatan dan
pekerjaan manusia diketa-hui Allah Swt.
|
Terlampir
|
|
|
Meyakini bahwa saya boleh berkata
semaunya karena tidak ada yang mendengarnya.
|
Terlampir
|
|
|
Meyakini bahwa kita boleh berbuat sesuka
hati selama tidak ada orang yang melihat.
|
Terlampir
|
|
|
Meyakini bahwa penglihatan Allah Swt.
juga ada batasnya.
|
Terlampir
|
|
|
Meyakini
bahwa paranormal pasti dapat mengetahui sesuatu baik yang tersembunyi maupun
tidak, karena ia memiliki indera keenam.
|
Terlampir
|
|
|
Meyakini bahwa Allah Swt. kadang-kadang
melihat perilaku dan perbuatan saya.
|
Terlampir
|
|
|
Meyakini bahwa saya harus selalu memuji
Allah Swt. atas ilmu pengetahuan yang dimiliki-Nya.
|
Terlampir
|
Instrumen: Terlampir
2. Pengetahuan
a. Teknik
Penilaian :Tes Tulis
b. Bentuk
Instrumen : Lembar penilaian tes tulis
c. Kisi-kisi :
|
No.
|
Indikator
|
Butir Instrumen
|
|
|
Menunjukkan dalil naqli dan aqli terkait dengan iman kepada Allah
|
Tulislah Q.S
An-Nisa yang menyatakan perintah beriman kepada Allah swt!
|
|
|
Menjelaskan makna
al-asmau al-husna al-Alim
|
Jelaskan makna
al-asmau al-husna al-Alim!
|
|
|
Menjelaskan makna
al-asmau al-husna al-Khabir
|
Jelaskan makna
al-asmau al-husna al-Khabir!
|
|
|
Menjelaskan makna
al-asmau al-husna al-Sami’,
|
Jelaskan makna
al-asmau al-husna al-Sami’!
|
|
|
Menjelaskan makna
al-asmau al-husna al-Bashir
|
Jelaskan makna
al-asmau al-husna al-Bashir!
|
Instrumen: Terlampir
3. Keterampilan
a. Teknik
Penilaian : Performance
b. Bentuk
Instrumen : Praktik
c. Kisi-kisi:
|
No.
|
Keterampilan
|
Butir Instrumen
|
|
|
Dapat mencontohkan
perilaku yang mencerminkan keteladanan dari sifat al-asmau al-husna al-‘alim
|
Terlampir
|
|
|
Dapat mencontohkan
perilaku yang mencerminkan keteladanan dari sifat al-asmau al-husna
al-‘khabir
|
Terlampir
|
|
|
Dapat mencontohkan
perilaku yang mencerminkan keteladanan dari sifat al-asmau al-husna al-‘sami’
|
Terlampir
|
|
|
Dapat mencontohkan
perilaku yang mencerminkan keteladanan dari sifat al-asmau al-husna al-bashir
|
Terlampir
|
Instrumen: Terlampir
Depok, Juli 2014
Mengetahui Guru Mata
Pelajaran
Kepala Sekolah Pendidikan
Agama Islam
BUDIYANTO, S.Pd.Ina BUDI
WAHYUDI, S.Ag
NIP.196011031983021002 NIP.
197104091997021006
LAMPIRAN-LAMPIRAN:
Lampiran 1 :
Instrumen Penilaian (Aspek Sikap Spiritual)
|
Nama Siswa
Kelas / Semester
|
:
:
|
..........................................
VII / Ganjil
|
|||||||||
|
TeknikPenilaian
|
:
|
Penilaian diri.
|
|||||||||
|
Penilai
|
:
|
Lembar penilaian diri
|
|||||||||
|
NO.
|
PERNYATAAN
|
PILIHAN JAWABAN
|
SKOR
|
||||||||
|
Sangat Setuju
|
Setuju
|
Ragu-Ragu
|
Tidak Setuju
|
||||||||
|
1
|
Saya
meyakini bahwa Allah Swt. mengetahui semua yang ada di langit dan di bumi.
|
|
|
|
|
|
|||||
|
2
|
Saya
meyakini bahwa ilmu yang saya dapatkan adalah hasil jerih payah semata.
|
|
|
|
|
|
|||||
|
3
|
Saya
harus berbaik sangka kepada Allah Swt. dan orang lain karena tidak mengetahui
apa yang terjadi pada orang tersebut.
|
|
|
|
|
|
|||||
|
4
|
Saya
meyakini bahwa semua perbuatan dan pekerjaan manusia diketa-hui Allah Swt.
|
|
|
|
|
|
|||||
|
5
|
Saya
meyakini bahwa saya boleh berkata semaunya karena tidak ada yang
mendengarnya.
|
|
|
|
|
|
|||||
|
6
|
Saya
meyakini bahwa kita boleh berbuat sesuka hati selama tidak ada orang yang
melihat.
|
|
|
|
|
|
|||||
|
7
|
Saya
meyakini bahwa penglihatan Allah Swt. juga ada batasnya.
|
|
|
|
|
|
|||||
|
8
|
Saya meyakini bahwa paranormal pasti dapat
mengetahui sesuatu baik yang tersembunyi maupun tidak, karena ia memiliki
indera keenam.
|
|
|
|
|
|
|||||
|
9
|
Saya
meyakini bahwa Allah Swt. kadang-kadang melihat perilaku dan perbuatan saya.
|
|
|
|
|
|
|||||
|
10
|
Saya
meyakini bahwa saya harus selalu memuji Allah Swt. atas ilmu pengetahuan yang
dimiliki-Nya.
|
|
|
|
|
|
|||||
|
JUMLAH SKOR
|
|
|
|
|
|
||||||
|
KETERANGAN
|
NILAI
|
NILAI AKHIR
|
|||||||||
|
Sangat Setuju
Setuju
Ragu-Ragu
Tidak Setuju
|
= Skor 4
= Skor 3
= Skor 2
= Skor 1
|
Skor
yang diperoleh
------------------------- X 100
= ---------
Skormaksimal
|
|
|
|||||||
|
CATATAN:
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
|
|||||||||||
…………………….,
Tanggal : ……..……...
Siswa
yang bersangkutan
(……………………………………………….)
:
Lampiran 2 :
Instrumen Penilaian (Aspek Pengetahuan)
|
Kelas / Semester
|
:
|
VII / Ganjil
|
|
Kompetensi Dasar
|
:
|
Beriman kepada Allah Swt
|
|
Indikator
|
:
|
-
Menunjukkan dalil naqli dan aqli terkait dengan iman kepada Allah
-
Menjelaskan
makna Asmau al-husna: al-’Alim,
al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir
|
|
TeknikPenilaian
|
:
|
Lisan.
|
|
Penilai
|
:
|
Guru
|
|
No.
|
Indikator
|
Instrumen
|
|
1.
|
Menunjukkan dalil naqli dan aqli terkait dengan iman kepada Allah
|
Tulislah Q.S
An-Nisa ayat 4/136yang menyatakan perintah beriman kepada Allah swt!
|
|
2.
|
Menjelaskan makna
al-asmau al-husna al-Alim
|
Jelaskan makna
al-asmau al-husna al-Alim!
|
|
3.
|
Menjelaskan makna
al-asmau al-husna al-Khabir
|
Jelaskan makna
al-asmau al-husna al-Khabir!
|
|
4
|
Menjelaskan makna
al-asmau al-husna al-Sami’,
|
Jelaskan makna
al-asmau al-husna al-Sami’!
|
|
5
|
Menjelaskan makna
al-asmau al-husna al-Bashir
|
Jelaskan makna
al-asmau al-husna al-Bashir!
|
|
|
|
|
|
No
|
Jawaban
|
|
|
1.
|
$pkr'¯»t tûïÏ%©!$# (#þqãYtB#uä (#qãYÏB#uä «!$$Î/ ¾Ï&Î!qßuur É=»tFÅ3ø9$#ur Ï%©!$# tA¨tR 4n?tã ¾Ï&Î!qßu É=»tFÅ6ø9$#ur üÏ%©!$# tAtRr& `ÏB ã@ö6s% 4 `tBur öàÿõ3t «!$$Î/ ¾ÏmÏFs3Í´¯»n=tBur ¾ÏmÎ7çFä.ur ¾Ï&Î#ßâur ÏQöquø9$#ur ÌÅzFy$# ôs)sù ¨@|Ê Kx»n=|Ê #´Ïèt/ ÇÊÌÏÈ
|
|
|
2.
|
Al-‘Alim artinya maha mengetahui. Allah Swt. Maha
Mengetahui yang tampak atau yang gaib. Pe ngetahuan Allah Swt. tidak terbatas
oleh ruang dan waktu. Segala aktivitas yang dilakukan oleh makhluk diketahui
oleh Allah Swt. Bahkan, peristiwa yang akan terjadi pun sudah diketahui oleh
Allah Swt.
|
|
|
3.
|
Al-Khabir artinya mahateliti. Allah Mahateliti terhadap semua
ciptaan-Nya. Allah Swt. menciptakan berjuta-juta makhluk, semuanya berfungsi
sesuai dengan apa yang Dia kehendaki. Tidak ada satupun ciptaan Allah Swt.
yang salah sasaran. Ini menandakan bahwa Allah Mahateliti dalam menciptakan
makhluk-Nya. Demikian pula Allah dapat mengetahui secara detail apa yang
dikerjakan makhluknya
|
|
|
4
|
As-Sami’’ artinya maha mendengar. Allah Swt. Maha
Mendengar semua suara apa pun yang ada di alam semesta ini. Pendengaran Allah
Swt. tidak terbatas, tidak ada satu pun suara yang lepas dari
pendengaran-Nya, meskipun suara itu sangat pelan
|
|
|
5
|
Al-Bashir
artinya maha melihat. Allah Maha
Melihat segala sesuatu walaupun lembut dan kecil. Allah Swt. melihat apa saja
yang ada di langit dan di bumi, bahkan seluruh alam semesta ini dapat
dipantau
|
|
Lampiran 3 : Instrumen
Penilaian (Aspek Ketrampilan)
|
Nama Peserta didik
|
:
|
…………………………………………………
|
|
Kelas / Semester
|
:
|
VII / Ganjil
|
|
Kompetensi Dasar
|
:
|
Menyajikan
contoh perilaku yang mencerminkan keteladanan dari sifat al-
Asmau al-husna: al-’Alim,
al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir
|
|
TeknikPenilaian
|
:
|
Performance
|
Penilai
|
:
|
Guru
|
|
No.
|
Indikator
|
Instrumen
|
|
1.
|
Dapat mencontohkan
perilaku yang mencerminkan keteladanan dari sifat al-asmau al-husna al-‘alim
|
Tampilkan perilaku
yang mencerminkan keteladanan dari sifat al-asmau al-husna al-‘alim
|
|
2.
|
Dapat mencontohkan
perilaku yang mencerminkan keteladanan dari sifat al-asmau al-husna
al-‘khabir
|
Tampilkan perilaku
yang mencerminkan keteladanan dari sifat al-asmau al-husna al-‘khabir
|
|
3.
|
Dapat mencontohkan
perilaku yang mencerminkan keteladanan dari sifat al-asmau al-husna al-‘sami’
|
Tampilkan perilaku
yang mencerminkan keteladanan dari sifat al-asmau al-husna al-‘sami’
|
|
4.
|
Dapat mencontohkan
perilaku yang mencerminkan keteladanan dari sifat al-asmau al-husna al-bashir
|
Tampilkan perilaku
yang mencerminkan keteladanan dari sifat al-asmau al-husna al-bashir
|
|
RUBRIK
PENILAIAN
|
||
|
NO.
|
NAMA SURAT
|
KRITERIA
|
SKOR
|
|||||
|
SANGAT BAIK
|
BAIK
|
KURANG BAIK
|
TIDAK BAIK
|
|||||
|
1
|
Perilaku yang
mencerminkan keteladanan dari sifat al-asmau al-husna al-‘alim
|
|
|
|
|
|
||
|
2
|
Perilaku yang
mencerminkan keteladanan dari sifat al-asmau al-husna al-‘khabir
|
|
|
|
|
|
||
|
3
|
Perilaku yang
mencerminkan keteladanan dari sifat al-asmau al-husna al-‘sami’
|
|
|
|
|
|
||
|
4
|
Perilaku yang
mencerminkan keteladanan dari sifat al-asmau al-husna al-bashir
|
|
|
|
|
|
||
|
JUMLAH SKOR
|
|
|
|
|
|
|||
|
KETERANGAN
|
NILAI
|
NILAI AKHIR
|
||||||
|
Sangat Baik
Baik
Kurang Baik
Tidak Baik
|
=
Skor 4
=
Skor 3
=
Skor 2
=
Skor 1
|
Skor
yang diperoleh
------------------------- X 100
= ---------
Skor
maksimal
|
|
|
||||
|
CATATAN GURU
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
|
||||||||
Guru Mata
Pelajaran
......................................
Tidak ada komentar:
Posting Komentar